Porsche 718 Cayman misalnya, kini sudah menggunakan mesin 4 silinder sehingga diklaim lebih efisien. Sebelumnya, Porsche Cayman menggunakan mesin 6 silinder.
Begitu juga dengan Panamera yang mendapatkan penyegaran di sisi eksterior, interior maupun teknologi-teknologinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Porsche 718 Cayman
|
Foto: Rangga Rahadiansyah
|
Mesin 2.0 liter pada Cayman mampu menyemburkan tenaga hingga 300 daya kuda. Sedangkan mesin 2.5 liter pada Cayman S bisa memuntahkan tenaga sampai 350 daya kuda.
Angka itu lebih kuat 25 daya kuda dibanding model sebelumnya, tapi diklaim lebih efisien. Konsumsi bahan bakar mobil ini diklaim mencapai 8,1 sampai 5,7 liter per 100 kilometer.
Mesin 2.0L pada 718 Cayman memiliki torsi 380 Nm, lebih besar 90 Nm yang sudah tersedia antara 1,950 rpm dan 4,500 rpm. Sementara mesin 2.5L 718 Cayman S memiliki fitur turbocharger dengan variable turbine geometry (VTG), sebuah teknologi sampai sekarang digunakan secara eksklusif di 911 Turbo.
Di 718 Cayman S, VTG charger ditambahkan wastegate untuk pertama kalinya. Walhasil, torsinya bisa mencapai 420 Nm pada 1,900 dan 4,500 rpm.
"Teknologi VTG membuat turbonya akan menyesuaikan dengan RPM mesin. Jadi tidak hanya mendapatkan respons putaran bawah terbaik, tapi juga performa di putaran atas yang lebih baik," kata Non technical Trainer Porsche Indonesia, Ricko Boen di Jakarta, Senin (27/2/2017).
Eksterior mobil ini juga mendapatkan penyegaran. Menurut Ricko, Porsche 718 Cayman memiliki desain air intake baru.
"Ini juga lebih aerodinamis," kata dia.
Lampu bi-xenon dalam desain baru integrasi LED lampu daytime. Lampu LED 4 titik daytime tersedia sebagai opsi baru.
Lampu belakang telah didesain ulang secara penuh. "Juga ada 4 point braking light dan spoiler baru yang membantu aerodinamika lebih baik," kata Ricko.
Interior mobil telah didesain ulang. Porsche Communication Management (PCM) hadir sebagai fitur standar.
Bagian atas panel dashboard termasuk ventilasi udara berdesain baru. Roda kemudi sport dengan desain 918 Spyder juga pilihan konektivitas yang luas ditambahkan pada kokpit 718.
"Driving mode switch sekarang ada di setir, jadi lebih mudah. Sistem hiburan kita ada Apple Carplay," kata Ricko.
2. Porsche Panamera
|
Foto: Rangga Rahadiansyah
|
Menurut Ricko, sistem pencahayaan juga terdapat teknologi automatic high beam system. Jadi, sistem pencahayaan itu tidak akan menyilaukan pengendara lain di depan.
"Di belakang ada Porsche 3D logo juga, dan ada lampu yang terang dari kiri ke kanan, jadi meng-cover seluruh lebar mobil. Juga ada spoiler baru," ujar Ricko.
Porsche Panamera kini menggunakan transmisi kopling ganda khas Porsche (PDK) 8 percepatan. Sebelumnya, mobil menggunakan transmisi PDK 7 percepatan.
"Pakai PDK 8 speed mesin running jadi lebih smooth, lebih cepat juga untuk perpindahan giginya, dan juga membantu akselerasi," ujar Ricko.
Selanjutnya ada rear axle steering. Ini adalah fitur yang cukup membantu saat di kecepatan rendah ketika memarkir atau di kecepatan tinggi.
"Ini fitur yang baik, karena agak panjang mobilnya. Dengan rear axle steering, ini terasa seperti mobil kecil. Misalnya saat parkir, roda belakang bisa berlawanan arah dengan roda depan, jadi radius putarnya sangat kecil. Sedangkan untuk kecepatan tingi, rear axle steering ini membantu stabilitas mobil. Karena dia akan berarah sama dengan roda depan, msialnya kita belok kiri, roda belakang akan belok ke kiri sedikit, jadi mobilnya akan lebih stabil di kecepatan tinggi," jelasnya.
Porsche menawarkan Panamera dengan dua pilihan mesin yaitu mesin 2,9 liter pada Panamera 4S dan mesin V8 pada Panamera Turbo. Panamera 4S menggunakan mesin berkonfigurasi V6 twin turbo, sementara Panamera Turbo pakai mesin V8 twin-turbo.
Halaman 2 dari 3












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih