"Ya nggak penunjukan, siapapun boleh. Jadikan sekarang konsepnya membantu mobilitas di pedesaan, nanti kita bikin kriteria siapa yang mampu dan mereka juga dipersyaratkan untuk SMK setempat tujuannya adalah untuk meningkatkan kemandirian orang-orang di pedesaan untuk memobilitas produk-produk mereka," ungkap Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan di Jakarta.
Putu menambahkan mobil pedesaan ini mengusung konsep untuk membantu masyarakat di pedesaan dan tidak hanya roda dua saja tak menutup kemungkinan bisa roda 3 atau roda 2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan konsepnya village mobility kita bisa mulai dengan kendaraan untuk membantu daerah pertanian mungkin daerah lain butuhnya lain, kita bukan mau bikin mobil, kita mau bikin prototipe yang nanti bisa diproduksi oleh siapapun," sambung Putu.
(dry/lth)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta