Banyak yang Tanya Kapan BBM-nya Ada Lagi, Shell Jawab Begini

Banyak yang Tanya Kapan BBM-nya Ada Lagi, Shell Jawab Begini

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 23 Mar 2026 08:14 WIB
Salah satu SPBU Shell di Jakarta terpantau tidak menjual BBM pada hari Selasa (10/2/2026). Kekosongan stok ini terjadi karena pengajuan impor BBM oleh Shell belum disetujui Kementerian ESDM.
SPBU Shell masih kosong. Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
Jakarta -

BBM Shell masih juga kosong. Tidak sedikit yang bertanya-tanya kapan BBM tersebut tersedia lagi. Berikut ini jawaban dari Shell.

Stok BBM di SPBU Shell tak kunjung tersedia. Sejak awal tahun 2026, SPBU berlogo kerang kuning itu belum juga terisi oleh BBM jenis Super hingga V-Power. Kondisi itu membuat para penggunanya bertanya-tanya, kapan BBM Shell ada lagi?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilihat detikOto di laman Instagram Shell Indonesia, tidak sedikit pemilik akun yang mempertanyakan ketersediaan bahan bakar Shell tersebut. Lalu apa jawaban Shell terkait hal itu?

Di kolom komentar, akun Shell Indonesia tak blak-blakan mengungkap waktu pasti ketersediaan BBM-nya. Shell hanya menyebut terus berkoordinasi dengan pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Terima kasih sudah jadi pelanggan setia Shell ya kak dan maaf atas ketidaknyamanannya. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku," tulis akun shell_indonesia menjawab pertanyaan salah seorang warganet terkait ketersediaan BBM.

Sebelumnya pada Januari 2026, President Director and Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian juga pernah mengungkap hal serupa. Pihak Shell masih terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk impor BBM-nya.

"Kami berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar berbagai varian produk BBM tersedia kembali di jaringan SPBU Shell sesuai standar bahan bakar berkualitas Shell," ujar Ingrid kala itu.

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal kosongnya stok BBM di SPBU swasta seperti Shell. Dia menegaskan, pemerintah tak akan memberi perlakuan khusus ke kelompok tertentu dalam distribusi energi. Dia juga mendorong skema B2B antar pelaku usaha. Bahlil menekankan, bagi badan usaha yang ingin menjaga keberlanjutan operasional dan memastikan ketersediaan stok BBM, dapat menjalin kolaborasi dengan badan usaha lain. Hal ini agaknya mengacu ke pembelian bahan baku BBM ke Pertamina.

"Bagi kelompok-kelompok yang pengin untuk tetap survive dan punya stok, ya silakan berkolaborasi dengan badan-badan usaha lain," terang Bahlil.




(dry/mhg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads