Untuk mewujudkannya Mclaren menggaet perusahaan pembiayaan, Tifa Finance, untuk menciptakan program yang disapa 'supercar trade in'. Konsep program ini disebut 'beauty of finance', program yang mencoba menyesuaikan dengan kondisi keuangan konsumen.
"Kita akan berusaha memenuhi keinginan customer. Semua bisa di customized. Tentu ada syarat dan ketentuan yang berlaku pastinya. Yang pasti kita meng-appraise harga mobil bekas yang akan di trade in," ujar Chief Executive Officer Mclaren, Irawan Poedjoadi, Kamis (23/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya adalah melalui komunitas. Trade in inipun berlaku bagi para pemilik supercar, berbagai merk, yang ingin menukar mobilnya dengan supercar Mclaren.
"Kalo supercar itu rata-rata di komunitas ya. Kan banyak klub-klub di Indonesia ini, ada yang satu merk, ada yang beragam. Kita cari peluang disitu. Karena biasanya ada orang yang ikut dibeberapa klub berbeda. Nah itu yang kita incar untuk kita masuk disana," ungkap Irawan.
Lalu bagaimana nasib dengan mobil bekas yang di trade in nantinya?
"Kita disini kan grup, ada Mclaren, Aston Martin, dan kita juga bekerjasama dengan Ivan Motor. Jadi makanya saya katakan tadi, mobil itu bisa dibeli sama Ivan Motor. Jadi Ivan Motor yang beli, uangnya diserahkan ke kita, sisanya diserahkan ke Tifa finance," tambah Irawan.
Dipilihnya sistem finance untuk transaksi oleh McLaren bukan tanpa alasan. Irawan menjelaskan sejak 2013-2015, memang customer lebih banyak melakukan transaksi secara cash. Namun setelah 2015, orang cenderung melakukan pembelian melalui finance. Hal inilah yang menjadi alasan utama kerjasama Mclaren dengan Tifa Finance.
Sehingga program trade in ini akan memudahkan konsumen dalam melakukan penukaran supercar mereka dengan Mclaren, tapi tetap ada kriteria mobil yang menjadi pertimbangan untuk proses ini.
"Tentunya mobilnya maksimum berumur 4 tahun ya, bukan tahun jebot (lama-Red). Kita juga akan ada expert (seseorang yang ahli-Red) untuk memeriksa kondisi kelayakan mobil bekas yang akan ditukar dengan Mclaren. Jadi tidak sembarangan," pungkas Irawan. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit