Pasar Mobil Bekas BMW Bakal Seksi di 2017

Pasar Mobil Bekas BMW Bakal Seksi di 2017

Alfiza Satrio - detikOto
Kamis, 23 Feb 2017 09:12 WIB
Pasar Mobil Bekas BMW Bakal Seksi di 2017
Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Sebagai satu dari dua perusahaan yang menjual BMW bekas di Indonesia, PT. Astra Autoprima membeberkan target mereka untuk tahun 2017.

Branch Manager Astra Autoprima Sunter, Terry Tham, menyatakan bahwa target penjualan BMW bekas ditargetkan bakal meningkat hingga 15 persen.

"Seperti tahun lalu (target mobil bekas BMW-Red). Untuk tahun ini, kita masih menargetkan peningkatan 15 persen. Ya, minimal sama dengan tahun lalu itu sudah baik," ujar Terry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya lebih spesifik mengenai angka realisasi, Terry memaparkan bahwa tahun ini target penjualan sekitar 125 unit. Pada tahun 2016, mereka berhasil menjual 110 unit BMW second. Meski begitu, ia cukup yakin dengan perkembangan BMW Second ini di masa mendatang.

"Memang kita belum bisa melihat ini sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa. Kita akui hal ini terkait dengan kondisi baru mempunyai showroom dua, di Jakarta dan Surabaya. Tapi memang kita ada harapan ke depannya untuk ekspansi ke beberapa daerah. Untuk mobil barunya memang sudah ada beberapa cabang di luar Jakarta. Tapi untuk area Jakarta, baru ada di Jakarta Utara, tapi kedepannya mungkin kita akan hadir di Jakarta Selatan," jelas Terry.

Meski demikian Terry menilai peningkatan penjualan BMW bekas tahun ini belum sesuai dengan harapan.

"Kalau diukur dari 2015, kita mengalami peningkatan, tetapi tidak sesignifikan yang diharapkan. Ditambah dengan kondisi ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia. Segmen konsumen kita kan rata-rata pengusaha, pebisnis, yang akan melihat segala sesuatu dengan jangka panjang," katanya.

Akan tetapi, mengingat BMW masih memiliki segmen khusus, pihaknya percaya target yang direncanakan akan bisa tercapai.

"Semua tinggal kembali bagaimana kita mengemasnya, supaya ketika customer melakukan proses pembelian mereka merasa aman, merasa percaya, membeli kepada siapa dan dengan kondisi seperti apa," ungkap Terry. (lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads