Karena dengan rantai pemasok yang baik, maka akan berdampak baik untuk keuntungan pasokan.
"Karena value dari sebuah industri otomotif itu cuma 25 persen yang dikerjakan di sini, 75 persen dikerjakan di supplier, value chain-nya," ujar Direktur Administrasi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, kepada wartawan, di Karawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi sebenarnya kita berharap skill-nya rata, dari di APM (Agen Pemegang Merek) sampai ke supplier itu rata. Kalau cuma di Toyota aja yang bagus, supplier-nya enggak, sama aja, ujungnya enggak bagus juga," ungkapnya. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat