"Kita akan buat sistemnya semacam open source dan bisa diproduksi dimana saja, karena sistemnya ada di Kemenperin," ucapnya kepada wartawan, di Wanaherang, Bogor, Senin (24/1/2017).
Airlangga juga memaparkan produksi mobil pedesaan dilihat juga dari fasilitas yang ada, namun untuk bermacam sistemnya dari pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Airlangga mengatakan dengan sistem yang dibuat oleh pemerintah, mobil pedesaan nantinya juga dapat diproduksi dimana saja.
"Dimana nanti bisa juga diproduksi di bengkel-bengkel ataupun pabrikan karoseri setempat," pungkasnya.
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini