Menurut Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia, Davy J Tuilan semakin cepat aturan LCEP diterbitkan membuat para produsen termotivasi untuk membuat mobil yang ramah lingkungan.
"Kalau kita bicara mobil hybrid, saat ini sayangnya kebijakan yang ada, belum mendukung adanya mobil hybrid. Kapan LCEP diluncurin? Nah kalau itu diluncurin itu akan menjadi satu motivasi atau trigger untuk bermunculan mobil hybrid lainnya," kata Davy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa pemain, kalau harus masuk, dan usulan masing-masing pemain dikaji terpisah oleh Kemendag lalu Kementerian Perindustrian, Kemenkeu, dan lain-lain, itu tidak akan pernah masuk hitung-hitungannya," tambah Davy.
"Hilangnya potensi pendapatan negara dari luxury tax dengan efek multiple yang akan ditimbulkan terhadap ekonomi Indonesia dari LCEP. Cuma ya itu, kalau usulannya satu persatu dari masing-masing ATPM dengan timing berbeda menurut saya feasibility studinya nggak akan pernah goal. Boro-boro ke DPR sampau ke Menkeu saja mungkin sudah ditolak proposalnya. Jadi kita memang menunggu instruksinya saja," lanjut Davy. (dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat