"Jadi kerja sama Nissan dan Mitsubishi itu adalah variable baru di dalam persamaan strategi Nissan di Indonesia, itu kayak matematika ada persamaan dan ada variabel baru, nah sekarang dengan adanya variabel baru ini, banyak," ungkap Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia, Davy J Tuilan di Jakarta.
"Variable-variable baru yang kita otak-atik dan reformulasi supaya pada saat variable baru masuk di dalamnya, semuanya akan mendapatkan hasil yang optimum," sambung Davy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum, kan tadi saya bilang kick off-nya belum. Nah kick off-nya belum ada di level Indonesia. Jadi belum pernah ketemu. Kalau ditanya launch-nya kapan terlalu prematur, yang jelas kerja sama itu pasti akan terjadi. Tinggal launch-nya. Karena launching ini faktornya banyak ada masalah persiapan, lalu diferensiasi produk, posisi pricing, lalu bagaimana cara kita mengkomunkasikannya," tutur Davy. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik