Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan jika memang ada kebutuhannya, Toyota siap memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia.
"LCGC Transmover (layaknya Avanza Transmover)? Saya menjawabnya masih dalam pembelajaran. Karena kalau dibutuhkan, kenapa tidak?" ujar Fransiscus Soerjopranoto, kepada detikOto, Jumat (13/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena jika memang LCGC semakin diterima dengan baik di masyarakat, artinya industri otomotif Indonesia terus bekerja.
"Ini bergeraknya dari manufacturing hingga diler, semua roda berputar. Ini bagus saja, kenapa enggak? Dan selama itu berhubungan kebijakan pemerintah, kenapa tidak (memenuhi kebutuhan konsumen, dengan memproduksi LCGC-Red)," katanya.
Mobil LCGC Jadi Taksi Online, Ini Tanggapan Toyota
Namun lanjut Soerjo, berdasarkan riset Toyota, banyak pengguna taksi online lebih memilih untuk mengendarai Toyota Avanza. Karena dirasa Avanza memiliki value lebih untuk pengendara taksi online.
"Sebenarnya kita melihatnya, ini hasil riset kita mengatakan sebenarnya pengusaha taksi pada saat mereka ingin berbisnis mereka cenderung memilih mana cost-nya yang lebih tinggi biaya service dan lain-lainnya. Kalau taksi konvensional mereka tidak terlalu tinggi (karena ditanggung perusahaan-Red), kalau taksi online memilih dengan mempertimbangkan value untuk mereka. Jadi banyak yang memilih untuk menggunakan Avanza, karena value lebih tinggi untuk mereka," kata Soerjo. (lth/rgr)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus