"Karena Indonesia basic-nya Mobilio, basic country-nya," ujar Direktur Marketing & Aftersales Service HPM, Jonfis Fandy kepada detikOto, di Jakarta, Jumat (12/1/2017).
Jonfis juga menjelaskan bahwa peluncuran ini melalui proses survei yang dilakukan Honda Indonesia. "Memang dibuat, disurvei, dari awal sama Honda Indonesia, ke kota-kota di Indonesia, pulau-pulau di Indonesia," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dina Rayanti |
Lanjut Jonfis mengatakan, salah satu faktor HPM meluncurkan Mobilio anyar ini adalah respons konsumen yang cukup baik. "Ya permintaan orang Indonesia banyak, mau bagus, mau murah. Indonesia itu gayanya konsumen akhir ya, konsumen yang mau harganya bagus murah, tapi kalau bisa fiturnya juga banyak," ungkapnya.
Foto: Dina Rayanti |
Selain itu sebelum peluncuran dilakukan, pihak HPM melaporkan terlebih dahulu kepada Honda Jepang. Dan Jonfis juga mengatakan Honda Jepang memberi respons yang baik dengan diluncurkannya Mobilio anyar ini.
Foto: Dina Rayanti |
"Sebelum meluncurkan kita buat strategi. Kapan misalkan ada teasernya kapan kita luncurkan, kapan dibagi ke diler, kapan mulai dijual ke konsumen, apa aktivitas pamerannya, test drivenya, kita laporan. Responnya ya karena nomor 1 di dunia ya senang," pungkasnya. (ddn/ddn)











































Foto: Dina Rayanti
Foto: Dina Rayanti
Foto: Dina Rayanti
Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek