Diberitakan Reuters, Sabtu (24/12/2016), potensi kesepakatan menggambarkan bagaimana Honda ingin menekan biaya pengembangan teknologi otonom sendiri. Dengan menggandeng supplier seperti Waymo, pengembangan mobil otonom Honda bisa lebih efisien.
"Selain upaya (in-house) masih berlangsung, kerja sama teknis dengan Waymo ini dapat memungkinkan R&D Honda untuk mengeksplorasi pendekatan teknologi yang berbeda untuk membawa teknologi otonom sepenuhnya ke pasar," kata Honda dalam sebuah pernyataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kolaborasi ini, Honda bisa menyajikan mobil yang telah dimodifikasi dengan software otonom untuk pengujian Waymo. Hal ini sama seperti Fiat Chrysler yang mengakomodasi dengan minivan Chrysler Pacifica.
"Kami melihat ke depan untuk menjajaki peluang berkolaborasi dengan Honda untuk memajukan teknologi otonom sepenuhnya dan membuat jalan kita lebih aman," kata perwakilan dari Waymo.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!