Di Assembly Shop yang merupakan proses akhir produksi ada hal yang menarik dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMINN).
TMMIN mengizinkan para pegawainya, untuk bereksperimen menciptakan sistem atau metode baru dalam produksi mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya adalah alat bantu perakitan (karakuri) ada yang diciptakan sendiri oleh karyawan Assembly TMMIN. Di assembly shop TMMIN, 90 persen menggunakan alat bantu yang manual tidak menggunakan listrik, sisanya atau 10 persen menggunakan karakuri simple auto yang hanya menggunakan listrik dengan daya watt yang kecil.
Lanjut Viktor mengungkapkan ada sekitar 297 karakuri, yang diimplementasikan pada kendaraan yang diproduksi di Karawang Plant 2. "Untuk semua model," katanya.
Selain itu, dalam sistem Karakuri ini terdapat dua metode lainnya, yaitu Chameleon dan Temotika. "Chameleon itu alat bantu ambil part sesuai kebutuhan. Kalau temotika gerakan mendekatkan part ke benda kerja," ucap Viktor.
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit