Dilansir Leftlanenews, Senin (12/11/2016), National Insurance Crime Bureau (NICB) mengumumkan penemuan yang disebut perangkat misteri (mystery device). Dikatakan, perangkat ini biasa digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mencuri kendaraan yang dilengkapi tombol start/stop engine.
Perangkat misteri ini bekerja dalam dua tahap. Pertama, perangkat akan mendeteksi sinyal dari fob kunci kendaraan asli dari jarak hingga sekitar 10 kaki (sekitar 3 meter). Informasi yang didapat dari fob kunci asli kemudian ditransfer ke relay box lain yang memungkinkan pencuri untuk membuka pintu mobil dan menghidupkan mesin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NICB tidak memiliki data berapa banyak mobil yang dicuti menggunakan perangkat mistri lantaran tak ada bukti. Namun, NCIB telah memperingatkan tentang bahaya alat tersebut sejak 2014 lalu.
"Kami sekarang telah melihat sendiri bahwa perangkat ini bekerja. Mungkin mereka tidak bekerja pada semua merek dan model, tapi pasti cukup bahwa pencuri mobil dapat menargetkan dan mencuri mobil dengan relatif murah. Dan bagian yang menakutkan adalah bahwa tidak ada peringatan atau penjelasan untuk pemilik mobil," kata President and CEO NICB, Joe Wehrle.
Perangkat ini diperoleh NICB melalui ahli keamanan pihak ketiga. Ini digunakan untuk menemukan kerentanan dalam sistem beberapa kendaraan. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?