Dilansir Carscoops, kabar itu dikonfirmasi langsung oleh CEO Intel, Brian Krzanich. Dalam konferensi AutoMobility di Los Angeles Auto Show, Krzanich mengatakan, Intel fokus pada konektivitas, komunikasi, keamanan dan keselamatan.
Krzanich menambahkan, industri perlu mempersiapkan diri untuk menyambut mobil otonom. Sebab, mobil otonom akan menghasilkan lebih dari 4.000 gigabyte data per hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Intel telah mengembangkan platform Advanced Driver Assisted Systems dan Software Defined Cockpits berbasis prosesor Atom dan Xeon. Dikatakan, Intel telah meneken nilai kontrak sebesar 1 miliar dolar dalam 12 terakhir dengan merek otomotif seperti BMW, Daimler, Kia, Lexus, Jaguar, Rolls-Royce, Toyota, Tesla, Hyundai dan banyak lagi.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat