"Sampai saat ini kita tetap ada, dan masih mengawal proses transisi supaya berlangsung dengan lancar," ujar Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI), Astrid Ariani Wijana kepada detikOto.
Astrid memastikan Eurokars tidak akan berjalan sendiri, jadi tetap akan diawasi oleh Mazda Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena sebenarnya kita cuma transfer aja, bukan berarti mereka tidak ada koneksi dengan Mazda, tidak dong. Mereka akan tetap berkomunikasi, tetap melakukan strategi, untuk mengembangkan Mazda di Indonesia," tambah Astrid.
Lalu mungkinkah dibawah Eurokars, Mazda akan menambah investasi mereka di Indonesia?
"Menambah investasi lebih? Untuk itu saya tidak bisa komentar, kita semua ikut ke Eurokars, semua karyawan. Terhitung Februari, Mazda di bawah Eurokars," katanya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini