Induk Perusahaan Mercy Ingin Lebih Hemat dalam Pengembangan Mobil Listrik

Induk Perusahaan Mercy Ingin Lebih Hemat dalam Pengembangan Mobil Listrik

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Jumat, 14 Okt 2016 11:42 WIB
Induk Perusahaan Mercy Ingin Lebih Hemat dalam Pengembangan Mobil Listrik
Foto: Mercedes-Benz
Stuttgart - Setelah meluncurkan mobil listrik dari EQ, Daimler--induk perusahaan Mercedes-Benz--berharap dapat memangkas biaya penelitian tahunan dan belanja pembangunan sebesar $ 2.2 miliar (Rp 28 triliunan).

Dilansir Carscoops, Jumat (14/11/2016), CEO Daimler, Dieter Zetsche membenarkan kabar tersebut. Sebab, biaya belanja Daimler meningkat karena melahirkan mobil listrik pertama.

Tahun depan Daimler berharap dapat membatasi pengeluaran untuk Research and Development (R&D) sekitar $ 13,2 miliar (Rp 171 triliunan). Sedangkan untuk tahun ini, Daimler menghabiskan $ 15,4 miliar (Rp 200 triliunan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dekade mendatang, Daimler memprediksi penjualan mobil listrik menyumbang 25 persen.

Di Paris Motor Show 2016, Mercedes-Benz memamerkan armada mobil listriknya dengan konsep Generation EQ suv (Sport Utility Vehicle), yang dibekali oleh dua penggerak listrik, dengan daya jangkau sejauh 500 kilometer. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads