Dilansir Reuters, Senin (26/9/2016), hal itu akan menimbulkan risiko bagi Hyundai dari aspek penerimaan dan target penjualan.
Aksi demo mengakibatkan Hyundai tidak bisa memproduksi 114.000 kendaraan senilai 2,5 triliun won pada hari Senin saja. Aksi demo bisa berlabut sampai pekan depan tergantung dari respons perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hyundai bersama dengan KIA Motors dalam sebuah pernyataan mengungkapkan kekecewaan mereka pada aksi karyawan. Mereka terus mencari solusi dnegan para pekerja untuk menyelesaikan sengketa tersebut.
Menurut dari perwakilan pekerja, rencananya sekitar 48.000 pekerja akan menggelar aksi mogok di sisa minggu ini sambil terus meminta hak atas upah tahunan.
Analis memperkirakan gara-gara aksi ini, Hyndai dan Kia bisa mengalami penurunan angka penualan sebesar 0,6 persen menjadi 7,96 juta unit. Jauh lebih kecil dibanding target 8,13 juta unit. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Bye Kartu Plastik! Pakai SIM Digital Tinggal Scan Barcode di HP