Dilansir dari Carscoops, produsen mobil otonom China dan Autoliv yaitu perusahaan yang mengerjakan sistem keamanan di mobil telah menandatangani surat kerjasama dalam mengembangkan software mobil otonom.
Perusahaan yang belum ada namanya ini akan berpusat di Gothenburg, Swedia dengan tenaga kerja awal mencapai 200 orang dan akan bertambah hingga lebih 600 orang di pertengahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk tersebut juga akan dijual ekslusif oleh Autoliv ke seluruh produsen mobil di dunia dengan pendapatan yang akan dibagi dua oleh dua perusahaan tersebut.
"Dengan bekerjasama kita dapat saling bertukar informasi dan bisa mengembangkan software sistem mobil otonom dengan begitu kita dapat mengenalkan teknologi ini lebih cepat ke customer," ujar President and Chief Executive of Volvo Cars, HΓ₯kan Samuelsson. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?