Dilansir dari Automotive News, awalnya para analis memprediksi penurunan di pasar mobil bekas karena banyaknya suplai. Dilaporkan ada sekitar 3,1 juta unit mobil akhir sewa untuk memasuki pasar di akhir 2016, angka ini naik dari sebelumnya 2,3 juta pada akhir tahun lalu. Seperti dikatakan, para ahli memprediksi harga mobil bekas akan turun 3 hingga 5 persen tahun ini.
Bagaimanapun, hal tersebut bukan merupakan permasalahan utama. Permintaan truk pick-up adalah salah satu alasan mengapa harga mobil bekas naik. Harga mobil subcompact dan mobil berukuran menengah terus menurun dari tahun ke tahun, namun penjualan truk bekas mengimbangi di segmen yang lemah. Selain itu, sertifikat sebelum memiliki kendaraan harganya lebih kompetitif dibanding beberapa waktu silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif