Tanpa Dipaksa, Masyarakat Lebih Pilih BBM Oktan Tinggi

Tanpa Dipaksa, Masyarakat Lebih Pilih BBM Oktan Tinggi

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 28 Jul 2016 17:42 WIB
Tanpa Dipaksa, Masyarakat Lebih Pilih BBM Oktan Tinggi
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Karena harga yang murah dan merasa spek kendaraannya tidak tinggi-tinggi amat, banyak pengendara yang menggunakan BBM Premium. Namun tanpa dipaksa pemerintah pun masyarakat sudah mulai sadar dengan BBM beroktan tinggi seperti Pertamax series.

"BBM non bersubsidi saat ini peningkatannya sangat besar sekali, jadi masyarakat sudah mengerti sekali yang dipakai saat ini (Premium-Red) sudah tidak bagus (untuk mesin)," kata Asisten Manajer untuk Harga dan Pengembangan Pasar PT Pertamina, Rama Sulut.

Ppeningkatan penggunaan Pertamax series sangat terasa. Penjualan Pertamax dari awalnya sekitar 800.000 kiloliter naik hingga 3 kali lipat hingga sekitar 2 juta kiloliter. "Sebenarnya masyarakat tanpa ditekan pemerintah, tanpa dipaksakan untuk mengganti BBM lebih baik, masyarakat lebih mengerti," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertamina berharap kedepannya bisa lebih mengedukasi masyarakat, untuk menggunakan BBM yang lebih baik seperti Pertamax Series," tambahnya.

Dia mengaku Pertamina mengalami kerugian dengan menjual Premium, sampai akhirnya muncul ide gila untuk membuat bensin dengan oktan yang lebih tinggi, yakni Pertalite.

"Karena disaat itu kita harus memiliki ide gila, makanya muncul Pertalite, kalau Pertamina menjual premium dengan harga sekian, kita akan merugi sekian. Mending kita menjual bahan bakar dengan oktan naik sedikit dengan harga yang lebih mahal, sehingga meruginya lebih sedikit. Waktu itu soalnya harga impor naik," tambahnya.

(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads