Malahan setiap bulan Toyota mengirimkan ribuan unit Vios ke mancanegara. Dari total volume produksi Vios, sebanyak 15% diserap pasar domestik sedangkan selebihnya yaitu 85% diekspor ke 13 negara di dunia.
"Ekspor Vios adalah bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi untuk memenangkan kompetisi yang semakin kompetitif di era perdagangan bebas ini. Namun kita harus terus menerus bekerja keras menjaga daya saing, seperti memperkuat kedalaman industri otomotif dan kualitas sumber daya manusia, agar tetap dapat berkompetisi dan dipercaya sebagai basis produksi dan ekspor Vios," ungkap Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Warih Andang Tjahjono di Jakarta, Senin (27/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya berselang beberapa bulan setelahnya, Vios langsung diekspor ke negara-negara di kawasan Asia dan Timur Tengah pada bulan Maret 2014 dengan volume sekitar 1.500 unit per bulan.
Secara bertahap volume ekspor Vios meningkat hingga mencapai 3.500 unit per bulan. Hingga kini, Vios menjadi sedan pertama buatan Indonesia yang berhasil diekspor secara berkelanjutan dalam jumlah signifikan.
Sejak pertama kali diproduksi, pabrik TMMIN Karawang 2 telah menghasilkan sebanyak 110.500 unit Vios. Dari keseluruhan volume tersebut, sebanyak 93.900 unit diekspor ke mancanegara, sedangkan sebanyak 16.600 unit diserap pasar domestik.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan