Seperti dilansir Leftlanenews, Rabu (15/6/2016), Mercedes-Benz menginvestasikan dana senilai hampir US$ 8 miliar (Rp 107 triliun) dalam pengembangan selama dua tahun ke depan.
Menurut Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan Mercedes-Benz, Thomas Weber, Mercy akan melengkapi seluruh mobil penumpangnya dengan teknologi listrik secara bertahap. Rencana awalnya akan fokus pada teknologi hybrid, termasuk meluncurkan model GLC Coupe 350e 4Matic dan E350e. Model dalam daftar peluncuran berikutnya adalah Mercy S500e yang telah diperbarui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mercedes-Benz juga mengembangkan platform mobil bertenaga baterai murni. Mobil listrik sepenuhnya pertama dari Mercy diperkirakan diluncurkan sebelum akhir dekade ini.
"Lompatan teknologi selanjutnya di mana baterainya lebih ramah lingkungan diperkirakan hadir dalam dekade selanjutnya melalui peluncuran sistem baterai lithium-sulphur yang paling menjanjikan," kata Mercy.
Pabrikan Jerman ini juga ikut mengembangkan mobil hidrogen. Baru-baru ini, Mercy merilis gambar mobil hidrogen GLC F-Sel. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun