Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan langkah ini dilakukan untuk memajukan industri otomotif Indonesia.
"IOI itu kan Institut Otomotif Indonesia, dia lebih berperan kepada yang namanya untuk mengenai ke-HRD-an atau capability orang-orang produksi atau untuk lebih meningkatkan kompetensi pekerjanya," ujar Yohannes Nangoi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi gak bentrok ke sana. Pak Made Dana sendiri sudah datang ke tempat saya, saya bilang oke, dan tolong untuk dijelaskan lebih gamblang kepada semua ketua Gaikindo. Untuk itu kami lagi undang beliau dan cari waktu yang cocok untuk menjelaskan," katanya.
Dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, kepada detikOto, Ketua Komite Tetap Industri Logam, Manufaktur, Alat Transportasi, dan Elektronik Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), I Made Dana Tangkas menjelaskan lembaga pelatihan IOI bersifat think thank yang mencetak para thinker atau pemikir serta SDM berkualitas.
"Nanti kita di Indonesia ada 3 asosiasi yang tergabung dalam Federasi Otomotif Indonesia, ada Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia), termasuk sekarang tambahan PIKO (Perkumpulan Industri Kecil Komponen Otomotif). IOI dibangun oleh para expert otomotif Indonesia yang berasal dari perguruan tinggi, pelaku industri, pengusaha. Ini merupakan lembaga thinker, bukan sekolah," jelas Made dalam wawancara khusus dengan detikOto di kantornya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge