"Enggak ada komentar buat Calya. No comment. Intinya Toyota berusaha memproduksi kendaraan baru. Kalau dirasa cocok, kita keluarkan. Kalau sekarang saya ga punya komentar," jawab Wakil Presiden Toyota-Astra Motor Henry Tanoto di Jakarta, Kamis (9/6/2016) malam.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono mengatakan belum mengetahui tentang kelahiran segmen baru di LCGC tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, permohonan aplikasi atas produk barunya di segmen LCGC itu telah terdaftar di dalam Tanda Pendaftaran Tipe Otomotif (TPT) Kementerian Perindustrian.
"Ya sudah. Jadi begini, yang ditanyakan kan mobilnya, jadi kalau tipe atau model kendaraan yang mau diproduksi kan harus didaftarkan, ya dia sudah terdaftar di TPT," kata Direktur industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Yan Sibarang Tandiele kepada detikOto.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap kendaraan yang akan diproduksi harus terdaftar di dalam TPT. Jika sudah terdaftar, secara otomatis pihak yang mengajukan berhak untuk memproduksi kendaraannya.
LCGC Toyota dan Daihatsu tersebut memiliki 3 baris kursi. Dilihat dari sisi tampilan, mobil kemungkinan adalah versi produksi dari Daihatsu UFC-3 yang diperlihatkan Daihatsu pada Indonesia International Motor Show pada bulan September 2014 lalu. (nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi