Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara. Dia menilai, dilihat dari diskusi yang berjalan saat ini dengan berbagai pihak, Euro4 baru bisa diterapkan pada 2020-2025.
"Itu pun kalau bisa serentak. Problemnya Euro4 itu enggak bisa dibagi per wilayah. Harus langsung semuanya serentak," kata Kukuh kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bahan bakarnya enggak memenuhi syarat, mobil akan berhenti (mogok). Kebayang kalau di Jakarta mobil semua berhenti," kata ujar Kukuh.
Ditemui di kesempatan yang sama, Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan, Indonesia lebih baik langsung menerapkan Euro4. Sebab, jika Euro3 lebih dulu, akan terlambat.
"Kalau kita terapkan Euro3 dulu, yang lain udah Euro8, Euro9. Terlambat, lebih baik langsung Euro4," ucap Nangoi.












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta