Menurut Head of Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania, harga jual mobil yang dirakit di Indonesia mungkin tidak jauh berbeda dengan mobil yang didatangkan langsung secara utuh. Tapi, kualitasnya tetap sama.
"Kami tidak bicara kalau perakitan di Indonesia itu harga akan jadi lebih terjangkau. Misalkan untuk X1 dirakit di Indonesia, tapi semua mulai dari peforma mesinnya, kualitasnya, bahkan dari varian modelnya pun juga sangat lengkap, sudah ada BMW Connected, navigasi semua sama dengan yang diproduksi di luar Indonesia. Jadi kita tidak bisa bicara mengenai harga," kata Jodie di Jakarta, Rabu (11/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, merakit kendaraan di Indonesia menguntungkan bagi BMW. Selain sebagai pembuktian komitmennya di Indonesia, BMW juga bisa melakukan transfer pengetahuan. Jadi, orang-orang Indonesia bisa mempelajari teknologi canggih khas BMW.
"Jadi kita juga mengkaryakan anak bangsa. Dan kita juga memberikan pengetahuan kepada mereka dan yang pasti memngembangkan potensi anak bangsa," ucap Jodie.
Tidak hanya itu, Jodie menegaskan, dengan merakit mobil di Indonesia, BMW membuktikan bahwa mobil hasil rakitan lokal itu memiliki kualitas yang sama dengan mobil yang diproduksi di luar negeri. Semua kualitas mulai dari mesin, performa dan fitur-fiturnya sama dengan kualitas mobil BMW secara global.
"Pembuktian bahwa Indonesia juga bisa merakit kendaraan dengan kualiatas yang sama dengan kendaraan BMW yang diproduksi di luar Indonesia, dan semua dari mulai kualitas mesin, performa itu semua sebanding dan jaminan mutunya," ucapnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Presiden Khusus buat Sapa Rakyat
Bayar Pajak STNK Tanpa KTP Pemilik Lama, Wajib Isi Formulir Balik Nama