Jika dilihat, produsen mobil di Amerika Serikat tengah gencar berlomba-lomba membuat mobil bertenaga listrik. Sementara negara di wilayah Eropa, produsen bersaing untuk membuat mobil diesel dengan emisi rendah.
Menilai tren yang ada, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Warih Andang Tjahjono mengatakan saat ini Indonesia tengah mengarah pada perubahan energi yang digunakan untuk bahan bakar pada kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya pemerintah sedang mengevaluasi bahwa ingin mendiversifikasi energi dari fosil ke non-fosil. Sudah ada RUEN. Ke depan kita ingin menggunakan energi terbarukan. Makanya di bank energi, Menteri ESDM sudah punya task force yang memikirkan energi ke depan seperti apa, misal CNG, biodiesel, ethanol dan beberapa alternatif lain dengan harapan ke depan penggunaan fosil berkurang," tutur Warih kepada detikOto.
Salah satu program untuk mewujudkan RUEN di bidang otomotif yakni melalui Low Carbon Emission Program (LCEP).
"LCEP sekarang lagi dalam tahap evaluasi. LCEP in line dengan Kebijakan Energi Nasional karena pengurangan emisi juga berhubungan erat dengan alternatif energi," tandasnya. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?