Used Car Center Assistant Manager Blue Bird Group Tri Winarsih mengatakan, semua bagian mobil bakal diperiksa secara detail. Mulai dari eksterior, interior hingga permesinan tak luput dari pemeriksaan.
"Kita enggak mungkin menjual mobil yang belum siap jual," kata Tri kepada detikOto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bengkel bilang siap jual, kita enggak percaya begitu aja. Istilahnya ada personel umum, dia yang nilai itu mobil layak jual atau nggak. Jadi bukan orang bengkel yang nentuin. Kita posisikan diri seperti customer. Saya ngelihatnya sebagai customer, jadi lebih cerewet. Itu ditekankan selalu," ujar Tri.
"Pertama bengkel mengerjakan (perapian mobil eks taksi seperti melepas peralatan operasional taksi) dulu. Lalu pengecekan bengkel, di bengkel ada QC sampai tes jalan. Setelah itu diserahkan ke kami (tim penjual), kami ngecek bareng-bareng sama orang QC bengkel, jadi sama-sama tahu kalau ada yang bermasalah," jelas Tri.
Khusus mobil eks taksi eksekutif Silver Bird seperti Mercedes-Benz E200 Kompressor, sekelas kepala pool atau General Manager (GM) Blue Bird pun ikut mengujinya. GM itu mencoba mobil Mercy eks taksi Silver Bird untuk memastikan kualitasnya.
"KhususMercy E200, GM turun semua (untuk tes). Kalau perlu pulang (kerja) pakai (mobil eks taksiSilverBird). Besoknya jalan lagi pakai mobil (eksSilverBird) lain, baru bisa masuk keshowroom. Jadi E200 ada 3 lapis QC. Ini lebih meyakinkan lagi," kata Tri.











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek
Respons Purbaya Dengar Harga Honda Super One: Mahal Juga!