Penggunaan karet biosintetis pada proses produksi dapat mengurangi karbon dibanding menggunakan karet yang berasal dari bahan minyak bumi. Bahan tersebut dibuat dari biohydrin yang merupakan diperoleh dari tumbuhan.
Toyota memperkirakan dapat mengurangi emisi 20 persen dari penggunaan bahan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berhenti disitu, Toyota akan memperluas penggunaan material bio-hydrin pada pipa bensin dan rem yang merupakan elemen penting untuk performa mobil.
Terobosan tersebut membuat Toyota kini sebagai produsen otomotif pertama di dunia yang menggunakan bahan baru dalam proses produksinya. Selain pada merek Toyota, bahan tersebut juga akan diaplikasikan pada merek premium Lexus. (nkn/lth)










































