Seperti dikutip dari The Detroit News, Faraday Future memang sudah memulai proses pembangunan pabrik (ground breaking) senilai US$ 1 miliar beberapa hari lalu di Nevada, Amerika Serikat. Namun beberapa pertanyaan masih belum dijawab oleh Faraday.
Antara lain soal rencana perusahaan yang lebih detail mengenai kendaraannya sendiri atau soal operasi pabrik. Apalagi pemerintah lokal pun meminta Faraday memberikan jaminan sebelum pemerintah memberikan insentif untuk pembangunan pabrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelihatannya memang mudah, dalam waktu beberapa tahun lagi, mobil listrik Faraday akan muncul di pasaran, tetapi pernyataan perusahaan sendiri membuat tahun 2018 menjadi agak sulit terealisasi. Plus, Faraday tidak memberikan tanggal pasti.
"Proyek ini sangat rumit, jadi kami berusaha bergerak secepat mungkin," ujar juru bicara Faraday Stacy Morris.
Pesaing mobil Tesla ini ternyata didukung oleh aliran dana dari China. Miliuner China, Jia Yueting merupakan salah satu pendukung Faraday. Jika jadi diproduksi, Faraday akan membutuhkan sekitar 600 karyawan. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?