Seperti detikOto kutip dari Automotive News, Rabu (23/3/2016), Audi mengatakan, sekitar 1.100-an karyawan yang bekerja di shift terakhir Selasa, (22/3/2016) kemarin disarankan tetap berada di rumah. Sebab, Audi khawatir setelah bom mengguncang bandara Brussels dan stasiun kereta metro yang menewaskan lebih dari 30 orang dan puluhan lainnya luka-luka.
"Sejauh ini, produksi shift awal untuk hari berikutnya (Rabu, 23 Maret) belum dibatalkan. Namun, hal ini dapat berubah tergantung pada peristiwa dan saran polisi," kata seorang juru bicara Audi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik itu dikabarkan dekat dengan lokasi aksi teror. Pabrik di distrik Forest itu terletak hanya beberapa blok jalan dari aksi tembak-menembak yang mematikan terkait dengan serangan Paris pada November lalu.
Sejauh ini, tidak ada indikasi yang menunjukkan karyawan Audi jatuh sebagai korban serangan. "Tidak ada yang dikenal (sebagai karyawan Audi) dalam hal ini," sebut juru bicara Audi.
Audi menegaskan, keamanan telah ditingkatkan di pabrik Brussels. Pabrik itu kini mempekerjakan sekitar 2.500 tenaga kerja. (rgr/nkn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat