"Dimensi tidak berubah sedikit pun, tetap seperti Rush yang ada saat ini. Hanya memang, Toyota telah melakukan sedikit ubahan pada dek atau lantai, pada bagian pijakan kaki penumpang belakang hingga ke depan dibuat lebih rendah," papar General Manager Technical Service, Dadi Hendriadi, di sela-sela acara peluncuran dua varian anyar SUV itu, di Jakarta, Jumat (25/2/2016).
Meski dek dibuat seperti itu, namun kenyamanan. Penumpang tetap terjaga. Soalnya, ground clearance dibuat tinggi yakni 200 milimeter dan suspensi menggunakan desain baru yakni TRD Suspension.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, dengan gaya desain dek yang seperti itu, dan dengan kursi baris kedua yang bisa dilipat, akses keluar masuk penumpang di bagian belakang tetap leluasa.
![]() |
Namun, Dadi tak menampik anggapan bahwa bagian ruang bagasi juga sedikit berkurang dengan hadirnya kursi tambahan atau di baris ketiga tersebut. Meski begitu, barang-barang bawaan masih tetap memiliki tempat yang cukup.
Sebelumnya, Direktur Marketing dan Vice President PT TAM, Henry Tanoto mengatakan, hadirnya Rush versi tujuh kursi tersebut merupakan keinginan dan kebutuhan konsumen.
Dia menyebut, sebelum meluncurkan Rush pertama kali, yakni pada 2006, hasilnya menunjukan bahwa 70 persen responden menginginkan SUV yang tough kokoh, macho, dan sesuai dengan karakter jalanan di Indonesia.
Namun,lanjut dia, seiring dengan perkembangan, keinginan dan kebutuhan konsumen pun bertambah yakni SUV yang macho tangguh, tetapi berkapasitas lebih.
"Maka saat ini kami luncurkan Rush berkapasitas tujuh kursi ini. Terlebih, kami hadirkan dalam wujud yang lebih bergaya dan aman serta nyaman dengan sentuhan TRD Sportivo," ucapnya.
Varian dibanderol mulai Rp 245,85 juta. Rinciannya, TRD Sportivo 7 MT 245,85 juta, TRD Sportivo 7 AT 259,15 juta, dan untuk TRD Ultimo MT 249,15 serta untuk TRD Ultimo AT 262,45 juta
(arf/ddn)













































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun