Kepala Wilayah PT Sejahtera Indobali Trada sebagai distributor resmi mobil Suzuki, Fie An mengatakan hal itu. Bahkan tak hanya mobil Suzuki, mobil warna putih dari merek lain pun lebih banyak diminati dibandingkan warna lainnya.
"Di Bali, orang sembayang pakai baju putih. Putih itu kan bersih, suci. Jadi warna putih menjadi favorit. Semua merek. Di teman-teman (merek) lain juga warna putih favorit," kata Fie An di Bali, Selasa (23/2/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dulu memang warna putih itu kan solid, terus dipakai mobil-mobil ambulans, perusahaan, makanya resell value jatuh. Tapi sejak 2005 ke atas sudah warna putih mulai dilirik, karena sudah metalik. Dan sudah ditaruh di varian tinggi. Itu yang jadi buat mobil harganya naik," ujar Fie An.
Di Bali, mobil warna putih menyumbang penjualan sekitar 50 persen. Sisanya 50 persen lagi terbagi beberapa warna lainnya.
"Persentase 50 persen orang beli mobil putih. Sisanya bagi-bagi, ada silver, grey, hitam," ucap Fie An.
Bahkan, Fie An berani mengatakan bahwa harga jual kembali mobil berwarna selain putih lebih rendah. Menjual mobil bekas warna putih juga lebih mudah.
"Malah harga mobil merah, misalnya, lebih rendah dari putih. Karena bukan warna faforit. Selain warna putih juga sulit jualnya," katanya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Bye Kartu Plastik! Pakai SIM Digital Tinggal Scan Barcode di HP