Seperti diberitakan Autoexpress, Rabu (10/2/2016) masa depan BMW M adalah hybrid. Hal itu dikonfirmasi oleh Vice President Engineering BMW, Dirk Hacker.
BMW akan menggunakan sistem hybrid untuk membuat mobil lebih cepat, dan lebih responsif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, konsumen BMW tidak tertarik dengan mobil tanpa mesin bakar. Konsumen BMW ingin tahu seberapa besar penggunaan tenaga listrik untuk membantu performa mobil.
Hacker percaya, pada akhirnya keseimbangan adalah faktor yang paling penting dalam memproduksi mobil sport. Menurutnya, BMW belum siap untuk mengorbankan kenikmatan berkendara sebuah mobil dengan performa tinggi.
"Berat dari mobil ini sangat penting. Filosofi kami adalah untuk mendapatkan kesimbangan yang tepat antara daya dan performa," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih