Audi tengah berupaya untuk masuk ke pasar Iran pertama kalinya. Perusahaan Jerman sudah diperbolehkan untuk mengekspor barang senilai sampai 10 miliar euro ke Iran setelah Iran membuka ekonominya.
Demikian disampaikan Kamar Dagang dan Industri Jerman DIHK seperti dilansir Reuters, Rabu (20/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Iran, ada permintaan yang cukup potensial untuk merek mobil mewah," ujar seorang juru bicara Audi.
Audi selama ini belum pernah menjajakan kendaraannya di Iran. Sebelumnya rival Audi, Daimler sudah menekn kerja sama dengan Iran Khodro Diesel dan Mammut Group untuk menjual truk.
Bagaimana dengan produsen mobil mewah Jerman lainnya seperti BMW? Seorang juru bicara untuk BMW mengatakan kemungkinan masuknya BMW ke Iran tergantung situasi politik dan ekonomi Iran. (ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?