Setelah pertengahan dua pekan lalu kedapatan lalu-lalang di jalanan Pluit, Jakarta Utara, mobil keluarga serbaguna (MPV) asal China, Wuling, terlihat maju di jalan tol Cikampek. Mobil hasil kolaborasi antara SAIC Motor Corpoartion β pabrikan asal China β dengan General Motors itu rencananya memang dijajakan di Indonesia.
βSore ini saya dari purwakarta menuju arah jakarta, masuk tol cikampek ada pemandangan unik. Mobil tanpa merek (karena tertutup kamuflase, tulisan merek, dan emblem dilepas). Langsung aja saya ambil handphone dan coba abadikan ,β sebut pembaca detik.com, Wahyu Ariyanto dalam surat elektroniknya, Minggu (17/1/2016).
Wahyu juga menyertakan sebuah foto MPV tersebut yang tengah melaju persis di depan kendaraannya. Dalam foto terlihat, selain seluruh bagian bodi dan atap disamarkan dengan tempelen kamuflase bermotif jaring-jaring berkelir hitam. Begitu pun dengan emblem yang dilakban berwarna hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSoal Wuling, itu hal yang berbeda dengan GM Indonesia. Kehadirannya juga bukan bagian dari bisnis GM Indonesia. Soalnya, itu merupakan proyek antara GM di China dengan konsorsium sejumlah pabrikan lokal China. Sementara di Indonesia ada mitra lokal yang baru dibangun dan saya tidak tahu,β paparnya saat dihubungi detikOto, Senin (18/1/2016).
Sumber itu juga menampik anggapan bahwa kehadiran MPV tersebut untuk menggantikan MVP Chevrolet Spin yang produksinya di pabrik GM Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Meski sama-sama kategori low MPV, namun platform dan teknologi yang diusungnya berbeda dengan Spin.
βJadi, mohon maaf, saya tidak bisa berkomentar lebih jauhtentang mobil tersebut,β ucapnya.
Sebelumnya, I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian saat berkunjung ke detik.com mengatakan, kehadiran Wuling tersebut akan meramaikan segmen low MPV di Tanah Air. Dia akan menemani low MPV merek lain yang telah hadir di pasar Indonesia seperti Avanza, Xenia, dan Suzuki Ertiga.
Putu menyebut rencananya mobil tersebut diproduksi di Indonesia pada 2017 nanti, dengan kapasitas produksi sekitar 120 ribu unit saban tahun. Pabrik pembuatannya di Cikarang, Jawa Barat , dengan kandungan lokal sekitar 65 persen.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun