Hasil pembicaraan itu akan diumumkan di gelaran Consumer Electronics Show (CES), Januari 2016 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan Automotivenews, Selasa (22/12/2015), negosiasi antara kedua belah pihak tersebut menyangkut proses manufaktur dalam jangka waktu yang lama. Kesepakatan itu, nantinya akan membuahkan sebuah perusahaan baru yang terpisah dari Ford.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Ford menyediakan mobil yang akan dipasangi teknologi itu. Pabrikan ini juga telah memulai menguji mobil berteknologi otonom alias bisa melaju tanpa keterlibatan sopir, yakni Ford Fusion hybrid.
Pengujian dilakukan di California. Sedangkan Google dikethaui telah beberapa kali menguji mobil otonom generasi pertamanya. Mobil ini telah diuji bersama Roush Industries, sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dekat dengan Ford.
Dua mantan eksekutif Ford, tercatat sebagai eksekutif di perusahaan tersebut. Bahkan mantan Chief Executive Ford, Alan Mullay juga tercatat di daftar anggota dewan direksi. Begitu juga dengan John Krafcik, mantan petinggi Ford lainnya.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?