Hal tersebut disampaikan Chief Operating Officer Mobil88, Fischer Lumbantoruan, di Jakarta.
"Market mobil bekas? Kalau mobil baru kan ada data dari Gaikindo, kalau mobil bekas tidak ada data asosiasi. Tapi menurut teman-teman, pasar mobil bekas turun 20 persen tahun ini, dibandingkan tahun 2014. Tapi kami masih bisa menjual kendaraan sama seperti tahun lalu," kata Fischer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu kami menjual 20 ribu, tahun ini kami juga bisa menjual 20 ribu unit. Pada tahun lalu, di awal tahun 2015 kami menargetlan akan mengalami peningkatan hingga 20 persen. Karena waktu itu kami melihat 2015 tidak ada halangan, otomotif akan tumbuh," katanya.
"Tetapi kita tahu dolar, dan lain-lain membuat perekonomian turun. Kalau bicara soal mobil bekas, ini industri turunan dari 'new car'. Kami mendapatkan suplai (unit jual) dari orang yang ingin membeli mobil baru. Tapi karena minat membeli mobil baru turun, jadi suplai kami turun," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?