Berkendara secara defensif membutuhkan kontrol emosi. Jika emosi terlalu meluap, bisa-bisa keselamatan Anda juga terancam.
Dalam kenyataan di jalan memang banyak yang memancing emosi. Tapi disarankan agar tidak menyalurkan emosinya dengan tindakan kekerasan.
Dalam presentasinya di acara Amazing Rush yang diadakan detikOto bersama Toyota, Adriyanto Wiyono dari Indonesia Defensive Driving Center menayangkan sebuah video menarik. Dalam video tersebut, ada seseorang yang emosi dengan pengendara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ternyata, yang keluar dari mobil hitam itu adalah petinju profesional, Evander Holyfield. Alhasil, sopir pikap itu ciut nyali.
"Ya itu, Bapak, Ibu, itu Evander Holyfield. Memang beliau jadi duta untuk Avoid Road Rage. Jangan sampai kita terpancing emosi kemudian melakukan kekerasan di jalan raya. Ya itu kalau kita ketemu petinju. Kalau kita ketemunya yang bawa beceng? Yang jemput bukan ambulans lagi, Pak, Bu, tapi malaikat langsung," kata Riyan diiringi tawa peserta coaching clinic Amazing Rush yang digelar di Ancol, Jakarta, Minggu (29/11/2015).
Riyan juga menyajikan video lainnya yang menggambarkan pentingnya pengendalian emosi. Dalam video itu, ada seorang wanita yang telah bertengkar dengan suaminya dan mengantarkan anaknya.
Saking emosinya, wanita itu memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi di jalanan perumahan. Tanpa disadari, ada seorang anak kecil yang bermain hingga ke tengah jalan dan ditabrak mobil yang dikendarai wanita itu.
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus