Seperti dilaporkan Auto Guide, Minggu (22/11/2015), pikap andalan Chevrolet yang dipasarkan ke seluruh dunia β termasuk Indonesia β itu, sistem propulsinya dimodifikasi sedemikian rupa dengan menggunakan sistem propoulsi bahan bakar sel hidrogen. Penggunaan teknologi tersebut akan diuji coba sekaligus dikembangkan sebagai kendaraan Angkatan Darat Amerika Serikat.
Proses pengujian ini akan dilakukan secara terus menerus hingga 12 bulan ke depan. Pengujin ini untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan teknologi tersebut, termasuk kemampuan mobil berbahan bakar hidrogen di medan ekstrim, off-road.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, pabrikan itu telah merilis bagian depan dari mobil berbahan bakar hidrogen tersebut. Hanya memang, hingga kini belum ada konfirmasi apapun tentang jari diri dan spesifisikasi mobil berbahan bakar hidrogen yang dikembangkan secara khusus oleh GM tersebut.
"Teknologi sel bahan bakar hidrogen merupakan sangat penting dalam protofolio propulsi canggih kami . Dan ini memungkinkan kami untuk ikut serta dalam tes kendaraan yang cocok bagi tugas militer,β papar Charlie Freese, executive director of GM Global khusus hidrogen.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit