Direktur Sales Operation PT Hino Motors Sales Indonesia, Santiko Wardoyo mengaku cukup membahayakan melihat aksi sopir bus dan truk yang ugal-ugalan. Ia menanggapi bahwa setiap sopir kendaraan besar, baik bus maupun truk, mendapat pelatihan terlebih dahulu.
"Menurut saya cukup membahayakan untuk pemakai jalan yang lain. Kalau kita (Hino Motors Sales Indonesia) punya program training driver. Karena driver yang bawa kendaraan. Jadi kalau bawanya ngawur dampaknya banyak. Mulai dari bensin boros dan maintenance lebih besar, sekadar injak gas aja kan bisa fatal. Jadi menurut saya kurang baik lah (sopir ugal-ugalan). Harus ikuti aturan," jelas Santiko, Kamis (19/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hino Training Center sendiri mampu menampung 320 peserta dan memiliki berbagai fasilitas seperti 11 kelas, ruang komputer, perpustakaan, ruang SST (tools) dan cutting model, bengkel, dan auditorium. Pusat pelatihan ini dibangun dengan luas 4.032 meter persegi.
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek