"Jika Anda melihat angka (penjualan mobil) hari ini, Anda akan melihat bahwa (segmen) sedan besar telah menurun secara signifikan, sementara pasar SUV masih akan cukup baik," kata bos Maserati Australia, Glen Sealey, seperti dikutip Car Advice, Minggu (18/10/2015).
Menurutnya perpindahan kecederungan dari sedan ke SUV itu tak hanya terjadi di ceruk pasar menengah bawah saja, tetapi juga di ceruk pasar mewah atau kelas atas. Oleh karena itu, Sealey berharap dengan datangnya Levante, akan menjadi pendongkrak penjualannya di Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapan senada juga diungkapkan oleh Chief Executive Officer Maserati Indonesia, Fransiska Renata. Dia berharap Levante menyambangi pasar Indonesia mulai 2016 mendatang.
βKami berharap, Levante bisa menjadi volume maker pada penjualan kami. Sebab, saat ini tren yang terjadi di Indonesia adalah, bergeser ke segmen MPV dan SUV, atau crossover,β ucapnya beberapa waktu lalu saat ditemui di acara Maserati Lifestyle Journey 2015 di Bali.
Levante adalah SUV yang menggunakan basis Maserati Ghibli dengan platform paduan antara Maserati Ghibli dan Quattroporte. Mobil itu resmi diperkenalkan di ajang Detroit Motor Show 2015, Januari lalu.
Namun sejatinya, pengembangan mobil ini sudah dilakukan sejak 2013. Saat itu Maserati masih menggunakan nama Kubang untuk konsep itu. Namun proses diskusi di internal, termasuk dengan anak perusahaan Fiat-Chrysler Automobile lainnya, yakni Jeep yang cukup alot, proses pengembangan terkesan melambat.
(arf/rgr)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir