Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim berpendapat semakin banyak mobil mewah yang ada di jalanan suatu negara menandakan negara tersebut makmur.
"Makin banyak mobil mewah di jalanan suatu negara, berarti negaranya makmur. Ada banyak orang kaya dan investor. Ini juga bisa menciptakan peluang kerja. Di Indonesia, pajak terlalu tinggi jadi kalangan atas tidak bisa spend di Indonesia," ujar Rudy Salim di Prestige Pluit, Jumat (16/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya banyak yang memutuskan untuk beli rumah, (atau) mobil di luar negeri misalnya beli di Australia. Di Indonesia mereka mau menikmati malah serba mahal karena pajak," sebutnya.
Tingginya pajak yang dikenakan untuk barang mewah termasuk mobil juga berdampak pada rendahnya investasi yang bakal ditanamkan di Indonesia. Untuk memiliki satu unit sport car mewah saja misalnya harus membayar Pajak Pertambahan nilai Barang Mewah (PPnBM), Biaya Balik Nama, dsb yang biayanya disesuaikan dari harga jual mobil.
(rgr/rgr)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?