Pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo, berjanji mulai meluncurkan mobil listrik buatannya pada 2019 mendatang. Pabrikan ini menyebut pada 2020, jumlah mobil listrik itu telah mencapai 10 persen dari seluruh model mobil yang dipasarkannya.
Seperti dilansir Car Advice, Jumat (16/10/2015), sumber di pabrikan itu mengatakan, peluncuran mobil listrik tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pabrikan dalam menghadapi pasar otomotif global. Hanya, soal ukuran maupun bentuk mobil listrik yang bakal diluncurkan, sumber itu mengatakan bahwa hal itu akan diumumkan pada lain waktu.
Namun yang pasti, pabrikan yang sahamnya telah dibeli pabrikan asal China, Geely, itu telah melangkah ke model ramah lingkungan yang menggunakan sumber tenaga dari arus listrik. Meski saat ini baru berupa mobil berteknologi hybrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika menggunakan motor listrik saja, mobil yang menggunakan platform arsitektur Product Scalable Arschitecture (PSA) itu mampu melaju hingga sejauh 40 kilometer. Volvo memperkirakan konsumen bakal menyambung baik model berteknologi hybrid maupun listrik murni buatannya.
βPenelitian kami telah menunjukkan bahwa orang mengemudi mobil kami yang menggunakan twin mesin (hybrid) dengan mode listrik sekitar 50 persen,β ujar Peter Mertens, Wakil Direktur Penelitian dan Pengembangan Volvo.
Selain mobil hybrid berpenggerak empat roda, Volvo juga akan mengembangkan mobil berteknologi setupa namun berpenggerak dua roda depan. Teknologinya plug-in hybrid yakni paduan motor listrik dengan mesin konvensional T5 dengan platform Modul Arsitektur Kompak dan diluncurkan 2017 mendatang.
(arf/rgr)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun