Seperti dilaporkan Daily Mail, Rabu (30/9/2015), Ford telah melakukan penelitian dan percobaan dengan mempelajari bagaimana sopir atau pengguna mobil berbicara serta berkomunikasi dalam dialek bahasa lokal.
Para peneliti dan ahli Ford telah melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk melakukan penelitian dan pemahaman bahasa setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat ada 17 bahasa berikut dialek pengucapannya yang telah dengan baik dikenali oleh Ford Sync. Bahasa-bahasa itu antara lain Arab, Inggris Australia, Portugis Brasil, Prancis Kanada, Belanda, Prancis, Jerman, Italia, Mandarin, Spanyol Meksiko, Portugis, Rusia, Spanyol, Mandarin Taiwan, Turki, Inggris Britania, dan Inggris.
Perangkat lunak ini kemudian dikembangkan dengan menggunakan model-model akustik dan kamus perintah suara. Agar tak menimbulkan salah persepsi oleh sistem, pengemudi juga yang diteliti juga diminta mengulang ucapan-ucapannya sehingga dialeknya benar-benar dikenali.
"Orang-orang dikenali dengan melalui aksen, itu sebagai kunci untuk mengetahui siapa mereka sebagai pribadi, " tutur kepala insinyur Ford Eropa, Christof Kellerwessel.
"Oleh karena itu, ini merupakan cara praktis untuk memastikan bahwa Anda dapat dengan mudah berkomunikasi dengan kendaraan, dari manapun Anda berasal. Sehingga, membantu memastikan perjalanan yang lebih nyaman," imbuhnya.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar