Swiss Larang Penjualan Beberapa Mobil Diesel VW

Swiss Larang Penjualan Beberapa Mobil Diesel VW

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 28 Sep 2015 11:37 WIB
Swiss Larang Penjualan Beberapa Mobil Diesel VW
Mesin diesel di VW Jetta
Jenewa - Volswagen (VW) terjerat skandal emisi dengan menggunakan perangkat lunak pada mobil diesel yang menyebabkan hasil pengujian emisi tidak relevan dengan penggunaan normal. Menyusul skandal itu, pemerintah Swiss mulai melarang penjualan beberapa mobil dari pabrikan asal Jerman tersebut.

Seperti diberitakan Euro News, Senin (28/9/2015), penjualan beberapa model diesel VW telah dilarang di Swiss. Akibatnya, 180 ribu kendaraan yang belum terjual dan terdaftar di Swiss tidak bisa dilepas ke konsumen. Sebelumnya dilaporkan VW Italia juga sudah menunda penjualan mobil diesel.

Tapi, larangan di Swiss itu tidak berlaku untuk kendaraan yang sudah ada di jalan atau mobil dengan kategori emisi Euro6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CEO baru VW, Matthias Mueller yang sebelumnya mengepalai Porsche mengatakan, tugas yang paling berat dari kasus ini adalah mengembalikan kepercayaan konsumen dan masyarakat. Karenanya, VW tidak mau bertindak ceroboh untuk mengatasi masalah ini.

"Bertindak hati-hati lebih penting daripada bertindak cepat. Ini penting bahwa hal semacam ini tidak pernah terjadi lagi di Volkswagen. Itulah mengapa group ini (VW group) akan menegakkan standar yang lebih ketat. Itulah komitmen saya," tegas Mueller.

Volkswagen mengatakan, sedikitnya 11 juta kendaraan di seluruh dunia telah dilengkapi dengan perangkat lunak yang mengelabui pengujian emisi. Kendaraan itu diminta untuk diselidiki.

Gara-gara hal ini, saham VW sempat jatuh sampai 38 persen, VW pun terancam kena denda sampai US$ 18 miliar dari regulator. VW juga harus menyiapkan sekitar US$ 7,3 miliar untuk memperbaiki kendaraan dan pemulihan citra merek mereka.

Mobil diesel yang terpengaruh antara lain Beetle (model 2012-2015), Jetta (model 2009-2015), Passat (model 2012-2015), Audi A3 (Model 2010-2015), dan Golf (2010-2015).

(rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads