Wasdika Okanino, Risers asal Bandung menilai, setingan suspensi sudah cocok ketika dia menggunakannya di jalanan Trans Sulawesi. Suspensi tidak terlalu keras sehingga tetap nyaman, namun juga tidak terlalu empuk yang membuat handling tetap stabil.
"Rasanya suspensinya enggak terlalu keraa, enggak terlalu empuk jadi ga kebanting-banting. Untuk kelas LCGC suspensi udah oke," ujar Nino di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (15/9/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akselerasi awal oke. Saya jarang pakai gigi 4, cuma 1, 2, 3. Kecepatan tadi sempat 120 km/jam, itu pun cuma di gigi 4. Walaupun lebih banyaknya 80-100 km/jam," ujarnya.
Yang membuat Nino tertarik dengan Datsun GO+ Panca adalah dari segi tenagan mobilnya. Selain itu, eksterior mobil itu pun dinilai oke.
"Tenaganya, desain eksteriornya juga bagus," sebutnya.
Billy Teovani Anes, Riser asal Balikpapan, Kalimantan Timur ikut tertarik dengan mobil Datsun. Bahkan, Billy rencananya ingin memiliki salah satu mobil Datsun.
"Rencana setelah dua tahun mau beli baru. Kan sekarang gosipnya akan ada Datsun model ketiga. Soalnya Bapak saya juga pecinta Datsun dari tahun 80-an. Dan sekarang nurun ke anaknya," katanya.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat