Kehadiran pikap generasi anyar itu diharapkan bisa semakin mendongkrak penjualan pikap Mitsubishi pada tahun ini mencapai 7.000 unit.
Β "Target kami bisa mencapai 7.000 unit hingga Desember nanti. Kami optimistis target bisa dicapai mengingat penjualan kami hingga semester pertama sudah menggenggam 50,1 persen pangsa pasar," papar Group Head of MMC Sales PT KTB, Imam Choiru Cahya, di Serpong, Senin (10/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal, di waktu yang sama pasar pikap 4x4 mengalami penurunan, sebesar 16 persen," ucap Imam.
Meski begitu dengan sejumlah keunggulan baru yang dimiliki All New Triton, maka penjualan akan terdongkrak. "Ubahan yang ada cukup signifikan baik dari performa, tampilan, maupun fungsional," kata Imam.
Secara performa, tipe HDX telah mendapatkan penyempurnaan pada mesin sehingga tenaga dan torsinya meningkat. Sedangkan, dari fungsi kapasitas kargo bertambah seiring dengan bertambahnya dimensi panjang dan lebar.
"Jadi, dengan sejumlah keunggulan itu, ditambah pasar yang berpotensi berkembang kami optimistis target itu bisa dicapai," sebut Imam.
Meski perkebunan dan pertambangan sedang lesu, namun sektor minyak dan gas masih menjadi harapan.
Terlebih, PT KTB saat ini, lanjut Imam, juga akan fokus ke segmen semi private yakni pengusaha individu yang menggunakan angkutan pikap sebagai bagian dari bisnis, serta segmen individu yakni para pehobi.
Mitsubishi All New Triton dibanderol mulai Rp 289 juta. Rinciannya, varian HDX Single Cabin Rp 289 juta, HDX Double Cabin Rp 345 juta, GLS Rp 368,5 juta, Exceed M/T 389 juta, dan EXceed A/T Rp 403 juta. Semua harga on the road di Jakarta.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?