"Saat ini kami belum melihat dampaknya. Down Payment-nya sudah diturunkan kembali, tapi belum terasa karena faktornya daya beli masyarakat," ujar Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR di Jakarta.
Sudirman mengakui, saat ini masyarakat banyak melakukan pembelian kendaraan melalui kredit. Porsinya pun lebih banyak dibanding yang beli tunai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu semakin banyak kendaraan dibeli secara kredit, apa hal itu bagus atau tidak pak?
"Ini jadi dua sisi, kita ingin industrinya terus bergulir itu akan dilakukan. Makanya kita bekerja sama dengan leasing, dan ini cukup mendukung karena saling membutuhkan. Karena di industri otomotif itu juga banyak komponen dan banyak tenaga kerja yang terlibat," ujar Sudirman.
Berikut tabel penurunan uang muka kredit mobil dan motor:

(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas